2. Pastikan Posisi Aki Baru Stabil dan Tegak
Saat memasang aki baru, pastikan posisinya benar-benar rata dan tegak. Posisi aki yang miring dapat memengaruhi kestabilan cairan elektrolit, terutama pada aki basah.
Jika tidak dipasang presisi, risiko kebocoran cairan hingga gangguan performa aki bisa terjadi dalam jangka panjang.
3. Pasang Kabel Positif Lebih Dahulu
Berbeda saat melepas aki, proses pemasangan dimulai dari kabel positif terlebih dahulu. Setelah terpasang rapat, lanjutkan dengan memasang kabel negatif.
Pastikan area ground atau titik sambungan negatif bersih dari karat agar arus listrik mengalir dengan maksimal. Jika terdapat korosi, sebaiknya dibersihkan sebelum pemasangan dilakukan.
4. Periksa Klem dan Terminal Aki
Sebelum mesin dinyalakan, cek kembali seluruh sambungan kabel dan terminal aki. Pastikan tidak ada bagian yang longgar atau berkarat.