Covid-19 Belum Berakhir, Renault di Ambang Kebangkrutan

Riyandy Aristyo
Krisis ekonomi akibat pandemi virus corona (Covid-19) mengancam keberlangsungan hidup Renault. (Foto: Renault)

Diketahui, pimpinan Renault, Jean-Dominique Senard, tengah menyiapkan strategi baru untuk menghadapi situasi ini dan akan melibatkan aliansi Nissan dan Mitsubishi. Saat ini, para anggota aliansi sama-sama berada di situasi tak menguntungkan akibat Covid-19.

Nissan sedang mempertimbangkan untuk memangkas 20.000 tenaga kerja secara global terutama di Eropa dan negara-negara berkembang. Bahkan, Nissan sudah menyuntik mati merek Datsun guna memperbaiki bisnis. Keputusan Nissan mirip ketika menghadapi krisis ekonomi global pada 2009.

Sementara itu, Mitsubishi mengalami penurunan laba tahunan sebesar 89 persen. Untuk itu, Mitsubishi akan fokus pada pemotongan biaya tetap sebesar 20 persen atau lebih dalam dua tahun ke depan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
1 tahun lalu

Honda dan Nissan Merger, Carlos Ghosn Sebut soal Harga Diri Merek Jepang

Mobil
2 tahun lalu

Digempur China, Renault Siapkan Mobil Listrik Murah Rp300 Jutaan

Mobil
2 tahun lalu

Berseteru dengan Nissan, Carlos Ghosn Digusur dari Rumahnya Seharga Rp297 Miliar

Mobil
3 tahun lalu

Sama seperti Jepang, Harga Mobil Baru Eropa Masih Ada yang Rp300 Jutaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal