Konfigurasi tersebut memungkinkan jangkauan listrik murni (EV) lebih dari 400 km berdasarkan standar pengujian CLTC. Konsumsi bahan bakarnya diklaim sekitar 6,35 liter per 100 km.
Sementara itu, varian listrik murni atau BEV dibekali motor listrik depan 340 kW. Untuk versi penggerak semua roda, terdapat tambahan motor listrik belakang 70 kW.
Berdasarkan data pengajuan MIIT, model BEV ini menawarkan pilihan jarak tempuh hingga 750 km dan 800 km dalam sekali pengisian daya.
Semua varian Denza D9 terbaru menggunakan baterai Short Blade 2.0 dari BYD yang dirancang untuk aplikasi daya tinggi dan pengisian ultra cepat.
BYD menegaskan teknologi ini mampu mengisi baterai dari 10-70 persen hanya dalam waktu sekitar 5 menit. Sementara pengisian dari 10-97 persen cuma membutuhkan waktu sekitar 9 menit dalam kondisi normal.
Pengujian dalam suhu ekstrem juga dilakukan untuk memastikan performa baterai tetap stabil. Pada suhu minus 20 derajat Celsius, pengisian dari 20 persen hingga 97 persen membutuhkan waktu sekitar 12 menit.
Sementara pada suhu minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian meningkat sekitar tiga menit dibanding kondisi tersebut.