JAKARTA, iNews.id - Indonesia kembali mencatatkan diri sebagai negara dengan penjualan mobil terbanyak di kawasan Asia Tenggara. Namun, dominasi tersebut kini mulai mendapat tekanan serius setelah Malaysia terus mendekat dan nyaris menyalip angka penjualan nasional.
Berdasarkan data penjualan mobil di ASEAN sepanjang 2024, Indonesia mencatatkan total 865.723 unit. Angka ini menempatkan Tanah Air di posisi teratas, unggul tipis dari Malaysia yang membukukan 816.747 unit.
Di bawah Indonesia dan Malaysia, Thailand mencatat penjualan 562.954 unit. Sementara itu Filipina berada di angka 467.253 unit, Vietnam 340.142 unit, dan Singapura 52.828 unit.
Ketatnya selisih antara Indonesia dan Malaysia menjadi sorotan pelaku industri. Dengan jarak kurang dari 50 ribu unit, persaingan pasar otomotif ASEAN diperkirakan semakin panas dalam beberapa tahun ke depan.
Meski memimpin dari sisi volume penjualan, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dari sisi rasio kepemilikan kendaraan. Hal ini diungkapkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat menghadiri ajang ndonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
"Meski memimpin penjualan mobil di kawasan, rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia masih tergolong rendah. Data International Organization of Motor Vehicle Manufacturers (OICA) tahun 2025 menunjukkan rasio kepemilikan kendaraan di Indonesia hanya 99 unit per 1.000 penduduk," ujar Agus.
Angka tersebut tertinggal jauh dibandingkan Malaysia yang memiliki rasio 490 unit per 1.000 penduduk. Thailand juga lebih tinggi dengan 275 unit per 1.000 penduduk.