Gaikindo Waswas Konflik di Luar Negeri Guncang Industri Otomotif Indonesia

Muhamad Fadli Ramadan
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) khawatir tensi konflik berisiko perang dunia ketiga guncang industri otomotif Indonesia. (Foto: Ilustrasi/iNews)

"Jadi kita masih belum tahu, mudah-mudahan tidak terjadi perang yang lebih besar. Karena kalau sampai terjadi perang itu bisa-bisa perang dunia ketiga meletus. Kalau itu terjadi ya selesai lah sebetulnya," kata Nangoi.

Namun, Gaikindo meyakini peran PBB masih cukup besar dalam meredakan situasi yang sedang memanas. Apabila upaya damai tercapai, maka seluruh sektor terutama industri otomotif kembali berkembang.

"Tetapi kalau saya lihat harusnya PBB masih berperan, perdamaian masih bisa kita wujudkan. Kalau itu terjadi seandainya meleset pun 2 tahun ini masih agak sedikit tipis. Nah, yang membanggakan Indonesia agak jauh dari konflik-konflik tersebut. Ukraina dengan Rusia, Timur Tengah, India dengan Pakistan," ujar Nangoi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pakai Mobil Dinas Maung MV3 Garuda, Menko AHY Dorong RI Mandiri di Industri Otomotif

18 hari lalu

Genjot Penjualan Otomotif, Gaikindo Auto Week Digelar di 10 Kota

19 hari lalu

Dorong Penjualan Kendaraan, Ini Langkah Perusahaan Pembiayaan di Daerah

20 hari lalu

Punya 25 Perjanjian Dagang, Indonesia Bidik Ekspor Otomotif ke Lebih dari 100 Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal