2. Perhatikan Load Index dan Speed Rating
Dua indikator ini sering diabaikan, padahal sangat penting. Load index menunjukkan kemampuan ban menahan beban, sementara speed rating menunjukkan batas kecepatan maksimal yang aman. Menggunakan spesifikasi di bawah standar dapat berisiko pada keselamatan, terutama saat mobil digunakan di jalan tol atau membawa beban penuh.
3. Karakter Ban Harus Sesuai Kebutuhan
Ban memiliki karakter berbeda, seperti comfort (nyaman dan senyap), performance (daya cengkeram tinggi), atau durability (lebih awet). Pengguna Peugeot disarankan memilih ban dengan karakter yang sesuai dengan kebutuhan berkendara, baik untuk penggunaan harian di dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.
4. Perhatikan Pola Tapak (Tread Pattern)
Desain tapak ban memengaruhi kemampuan mencengkeram jalan, terutama saat kondisi basah. Ban dengan pola yang baik dapat membantu mengurangi risiko aquaplaning dan meningkatkan stabilitas kendaraan.
5. Cek Tahun Produksi Ban
Ban memiliki masa pakai, meskipun belum digunakan. Pastikan memilih ban dengan tahun produksi terbaru (ditandai kode DOT), idealnya tidak lebih dari 2–3 tahun sejak diproduksi agar performanya tetap optimal.
6. Pastikan Balancing dan Spooring
Setelah mengganti ban, penting untuk melakukan balancing dan spooring. Hal ini bertujuan menjaga kestabilan kendaraan, mencegah getaran, serta memastikan keausan ban merata.