Dia mengungkapkan selain teknologi pemantauan armada, GM Mobil memiliki Reman Center, yakni layanan perbaikan, rekondisi, dan remanufaktur komponen truk besar.
"Proses remanufaktur kami tidak sekadar memperbaiki tapi menghidupkan kembali komponen yang rusak hingga memiliki kualitas lebih baik dari sebelumnya. Semua proses dilakukan dengan keahlian teknis profesional dan didukung teknologi mutakhir, dengan penekanan ketat pada Quality Control (QC) untuk memastikan keandalan setiap komponen yang dihasilkan," kata Frankie.
Keberadaan Reman Center diklaim memberikan sejumlah manfaat mulai dari menekan biaya operasional, mengurangi limbah melalui perpanjangan usia pakai komponen, hingga meningkatkan kinerja dan keandalan armada.
Saat ini, GM Mobil telah memiliki 21 cabang dan dealer serta 21 service center yang tersebar dari Aceh hingga Jayapura. Jaringan tersebut menjadi salah satu pendukung layanan purnajual dan distribusi produk GM Mobil di Indonesia.