Hati-Hati! Kilometer Odometer Digital Lebih Mudah Dimanipulasi Penjual Mobil Bekas Nakal

Dani M Dahwilani
Tidak sedikit penjual mobil bekas nakal memanfaatkan teknologi odometer untuk memanipulasi jarak tempuh kendaraan demi menaikkan harga. (Foto: Ilustrasi/AI)

Kondisi ini membuat banyak pembeli sulit mendeteksi kecurangan hanya dari tampilan dashboard kendaraan. Tanpa pengecekan riwayat servis atau laporan kendaraan, mobil dengan kilometer palsu bisa terlihat normal.

Padahal, dampaknya tidak sederhana. Mobil dengan jarak tempuh yang dimanipulasi berpotensi mengalami keausan komponen yang tidak terdeteksi. Selain itu, pemilik baru juga bisa salah menentukan jadwal servis karena mengacu pada angka kilometer yang tidak akurat.

Masalah lain yang mengintai pembeli mobil bekas bukan hanya manipulasi odometer. Carfax bersama Dewan Industri Kendaraan Bermotor Ontario juga menyoroti berbagai modus lain seperti kloning VIN, pencucian surat kepemilikan kendaraan, riwayat kecelakaan yang disembunyikan, hingga jaminan atau utang kendaraan yang tidak diungkapkan.

Carfax bahkan menyebut sekitar 40 persen pemeriksaan jaminan menemukan adanya utang yang masih melekat pada kendaraan. Situasi tersebut bisa menimbulkan risiko bagi pembeli apabila kendaraan berpindah tangan sebelum kewajiban finansial dilunasi.

Meski begitu, pembeli tetap bisa melakukan langkah antisipasi. Salah satunya dengan memeriksa nomor identitas kendaraan atau VIN melalui layanan pengecekan kendaraan. Cara sederhana seperti menelusuri VIN di internet juga dapat membantu menemukan riwayat lelang, foto kerusakan lama, maupun catatan kilometer sebelumnya.

Selain itu, calon pembeli disarankan melakukan inspeksi menyeluruh di bengkel terpercaya sebelum memutuskan membeli mobil bekas. Pemeriksaan detail dapat membantu mendeteksi tanda-tanda kendaraan pernah mengalami manipulasi atau kerusakan berat.

Semakin canggihnya teknologi digital, praktik kecurangan di pasar mobil bekas juga ikut berkembang. Karena itu, ketelitian dan pemeriksaan menyeluruh menjadi kunci agar pembeli tidak terjebak membeli kendaraan dengan riwayat yang disembunyikan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
10 hari lalu

Cara Mengetahui Mobil Bekas Tabrakan, Bisa Dilihat dari Bagian Body Ini

Aksesoris
14 hari lalu

Perbedaan Speedometer, Odometer, dan Tachometer, Jangan Sampai Salah Paham!

Niaga
2 bulan lalu

Penjualan Mobil Bekas Diprediksi Naik Jelang Lebaran 2026, MPV dan SUV Paling Diburu

Mobil
3 bulan lalu

Minat Mobil Listrik di Singapura Disebut Menurun, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Mobil
5 bulan lalu

Tren Penjualan Mobil Bekas pada Akhir Tahun, Ini Model Paling Banyak Diincar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal