India Larang Mobil Otonom Takut Jumlah Pengangguran Bertambah

Muhamad Fadli Ramadan
Mobil yang menggunakan teknologi otonom tidak akan diizinkan beredar di India karena khawatir pengangguran bertambah. (Foto: Ilustrasi/AI)

Gadkari menambahkan pemerintah India lebih memilih memperkuat pelatihan sopir dan keselamatan lalu lintas. Pemerintah kini tengah mengintensifkan pusat pelatihan pengemudi, pusat kebugaran kendaraan, dan fasilitas pembongkaran kendaraan tua. 

Setiap pekan, sekitar 4.000 kendaraan tua dihancurkan karena kondisi rem yang buruk dan poin kerusakan lainnya. Pemerintah juga menyoroti tantangan bagi kendaraan otonom.

Infrastruktur jalan yang padat dan kompleks bercampur antara sepeda, kereta sapi, sepeda motor, hingga kurangnya disiplin lalu lintas menjadi kendala besar. "Kondisi jalan di India sangat berbeda dengan negara maju, dan ini menguji kemampuan algoritma kendaraan otonom," ujar Gadkari.

Pemerintah India menekankan pentingnya keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan pekerjaan. Gadkari menekankan jutaan pengemudi tidak hanya mengandalkan penghasilan dari transportasi, tetapi juga ikut mendukung belanja rumah tangga dan perekonomian lokal.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar

57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

57 tahun lalu

Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal