Industri Otomotif Terguncang Corona, Ini Stimulus yang Diusulkan Kemenperin

Riyandy Aristyo
Kemenperin telah mengusulkan pemberian stimulus fiskal, nonfiskal, dan moneter untuk pelaku industri otomotif di tengah wabah virus corona. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan kebijakan strategis untuk meminimalkan dampak pandemi virus corona (Covid-19) terhadap industri otomotif di Indonesia. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kinerja industri otomotif agar memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional, termasuk nilai ekspor.

“Walaupun ada pabrikan otomotif yang terganggu produksinya akibat Covid-19, kami memastikan ketersediaan produk dan suku cadang kendaraan bermotor, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor,” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Putu Juli Ardika dalam keterangan pers yang diterima Forum Wartawan Otomotif (Forwot) di Jakarta.

Menurut Putu, pihaknya telah mengusulkan pemberian stimulus fiskal, nonfiskal, dan moneter untuk pelaku industri otomotif dalam negeri agar lebih bergairah di tengah wabah corona. Secara rinci stimulus fiskal berupa insentif (relaksasi) PPh Pasal 21, 22, 25 selama enam bulan, insentif/restitusi PPN dipercepat selama enam bulan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 23/2020 dan memberikan pengurangan bea masuk impor.

Menteri Perindustrian telah mengirim surat kepada kepada Kementerian Keuangan mengenai usulan Pos Tarif terkait stimulus jilid II untuk pembebasan bea masuk impor dalam rangka penangan dampak Covid-19.

“Stimulus nonfiskal diberikan dalam skema penyederhanaan atau pengurangan lartas ekspor dan impor untuk bahan baku, percepatan proses ekspor-impor untuk reputable trader, serta penyederhanaan proses ekspor impor melalui NLE (National Logistic Ecosystem),” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
15 hari lalu

Datang ke GIIAS 2026, Menkeu Purbaya Soroti Peran Industri Otomotif di Indonesia 

18 hari lalu

Gaikindo Serahkan Kepemimpinan ASEAN Automotive Federation ke Malaysia

21 hari lalu

GIIAS 2026 Digelar, Gaikindo Berharap Jadi Katalis Industri Otomotif

22 hari lalu

Era LCEV, Pemerintah Dorong Mazda Produksi Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal