Ini Alasan Tesla PHK Massal Karyawannya di China

Ismet Humaedi
Imbas dari buntut perang harga ini membuat margin operasi Tesla menyusut menjadi 11,4 persen pada kuartal pertama. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id- Baru-baru ini Tesla dikabarkan memberhentikan sejumlah karyawannya di salah satu pabrik baterai terbesarnya di Shanghai, China. Apa sebabnya?

Merek kendaraan listrik asal Amerika Serikat tersebut dikabarkan melakukan akan memberikan pilihan. Para pekerja yang diberhentikan nantinya diberikan pilihan dipindahkan ke divis lain seperti perakitan baterai ke stamping, painting, general assembly dan berbagai solusi lainnya.

Dikutip dari Bloomberg, Minggu (9/7/2023), kondisi terkait salah satunya sebagai dampak dari melonggarnya perang harga antara produsen mobil listrik China usai penandatanganan perjanjian guna pertahankan persaingan sehat. 

Imbas dari buntut perang harga ini membuat margin operasi Tesla menyusut menjadi 11,4 persen pada kuartal pertama. Ini menjadi level terendah sekitar dua tahun sebelumnya untuk periode sama.

Menurut laporan, jumlah pekerja Gigafactory Shanghai Tesla saat ini sekitar 20 ribu karyawan. Namun tidak disebutkan secara jelas jumlah karyawan yang di PHK. 

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Akselerasi Kendaraan Listrik, Ekosistem dan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

57 tahun lalu

Baru Ada 4.892 SPKLU di Indonesia, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur EV

57 tahun lalu

J5 Hybrid Belum Jadi Prioritas, Jaecoo Pilih Fokus Penuhi Pesanan Model EV

57 tahun lalu

Armada Kendaraan Listrik Grab Tembus 28.000 Unit, Target Tambah 3 Kali Lipat hingga Akhir Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal