Investasi di Indonesia Rp100 Triliun, Terungkap Toyota Bayar Pajak Lebih Rp23 Triliun per Tahun 

Dani M Dahwilani
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (tengah) mengungkapkan, dengan investasi Rp100 triliun di Indonesia Toyota membayar pajak lebih Rp23 triliun per tahun. (Foto: iNews id)

Investasi bersama dengan jaringan pemasok lokal dan dealer yang melibatkan lebih dari 360.000 tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari produksi, rantai pasok, distribusi, hingga layanan purna jual. Kolaborasi tidak hanya membangun kemandirian industri namun menjadi pilar penting yang memperkuat pondasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. 

Toyota Indonesia Sukses Capai 3 Juta Unit Ekspor CBU -- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (keempat kanan) bersam Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kedua kanan) dan Menteri Luar Negeri Sugiono (kedua kiri) bersama Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (ketiga kanan), CEO Toyota Motor Corporation Koji Sato (ketiga kiri) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kiri) saat acara seremoni acara seremoni pencapaian ekspor 3 juta unit CBU Toyota Indonesia, di TMMIN Karawang Plant 1, Kamis, (9/10/2025).

“Berkat kekuatan industri manufaktur dan komitmen terhadap kualitas, Toyota Indonesia telah memproduksi 10 juta unit dan mengekspor 3 juta unit kendaraan, membuktikan bahwa talenta Indonesia siap bersaing di pasar global melalui produk-produk berkelas dunia,” ujar Nandi.

Diketahui, sebagai bagian dari pertumbuhan industri otomotif nasional, Toyota Indonesia telah melalui perjalanan panjang dalam mendukung pengembangan ekspor produk karya anak bangsa. Diawali dengan pengapalan perdana Kijang generasi ketiga ke Brunei Darussalam pada 1987, pasar ekspor terus dikembangkan.  

Pada 2004 Indonesia dipercaya menjadi basis produksi dan ekspor Kijang Innova sebagai bagian dari global model series yaitu Innovative International Multi-purpose Vehicle (IMV). Jumlah negara tujuan dan volume ekspor semakin berkembang secara signifikan, hingga pada tahun 2018 mencapa akumulasi 1 juta unit dan pada tahun 2022 mencapai akumulasi 2 juta unit ekpor kendaraan utuh. 

Produk-produk yang populer di kalangan masyarakat Indonesia juga menunjukkan kinerja ekspor yang kuat. Seperti Avanza berhasil menembus pasar global dengan volume lebih dari 40.000 unit per tahun, sementara kendaraan ramah lingkungan berbiaya terjangkau yang dikenal dengan sebutan Low Cost Green Car (LCGC) seperti Agya mencatat ekspor lebih dari 30.000 unit per tahun. Model kendaraan elektrifikasi seperti Innova Zenix Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Yaris Cross HEV telah diekspor ke berbagai negara dengan total volume gabungan melampaui 39.000 unit. 

Hal ini menyoroti kesiapan industri otomotif nasional dalam mendukung transisi menuju mobilitas elektrifikasi berkelanjutan mulai tahun 2025. Perjalanan ini telah membawa total ekspor kendaraan Toyota dari Indonesia mencapai 3 juta unit ke lebih dari 100 negara, yang membuktikan bahwa kemampuan masyarakat Indonesia mampu bersaing dan diterima dengan baik di pasar global.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

IHSG Babak Belur, Menko Airlangga Minta Investor Tak Terjebak Sentimen Pasar

10 hari lalu

2 Mobil Ikonik Toyota AE86 dan 86 Mejeng di IMX 2026, Ada yang Jadi Diecast

12 hari lalu

Pilihan Harga Mobil Toyota 2026, dari City Car hingga SUV

14 hari lalu

Perdana Gunakan Mobil Dinas Maung MV3 Garuda, Airlangga: Baru Sebagian Menko 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal