"Kalau untuk di dalam Jakarta atau Jabodetabek kita bisa infokan bahwa bisa dapat sebulan. Mungkin akan lebih cepat jika ketersediaan warna yang dia pesan dan kelengkapan dokumen atau administrasi yang sudah terselesaikan," katanya.
Terkait kemungkinan menghadirkan Jaecoo J5 Hybrid di Indonesia, Ilham memastikan perusahaan masih memprioritaskan pengembangan kendaraan listrik murni atau battery electric vehicle (BEV). Menurutnya, kondisi harga minyak dunia yang belum stabil menjadi salah satu alasan Jaecoo tetap fokus menawarkan mobil listrik dengan biaya operasional yang lebih rendah bagi konsumen.
"Kalau saat ini kita masih fokusnya ke BEV. Karena seperti yang kita tahu harga minyak dunia sedang tidak stabil. Masih naik turun dan salah satu solusinya adalah menggunakan BEV ini yang masih lebih ramah secara running cost-nya untuk customer kita di Indonesia," ujarnya.