Jangan Asal Terjang! 4 Hal Perlu Diperhatikan Pemilik Mobil Listrik saat Banjir

Niko Prayoga
Ilustrasi mobil listrikk menerjang banjir. (Foto: Ilustrasi AI)

4. Jangan Coba-Coba Menghidupkan atau Mengisi Daya Kendaraan Listrik setelah Terendam Banjir

Jika kendaraan listrik terlanjur harus menerobos banjir atau terendam air banjir, disarankan agar tidak menghidupkan kendaraan atau mengisi daya secara langsung setelah kendaraan tersebut terendam. 

Sebab, ada risiko baterai lithium-ion yang rusak dapat terbakar beberapa hari atau bahkan beberapa minggu setelah kejadian, dan harus diperiksa oleh teknisi yang berkualifikasi. 

Apalagi, jika saat terendam Anda melihat gelembung di sekitar kendaraan listrik. Hal itu mengindikasikan kerusakan baterai dan adanya gas beracun.

Jika kendaraan listrik (EV) yang terendam air tampak rusak, mengeluarkan asap, atau terlihat gelembung gas dan jangan mencoba mengisi daya kendaraan setelah diambil. 

Demikian sedikit tips untuk Anda yang memiliki kendaraan listrik di kala musim hujan dengan intensitas tinggi dan berpotensi terjadi banjir. Semoga informasi ini bermanfaat.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Mobil
2 hari lalu

Mobil Listrik Komersial China Farizon Meluncur di Indonesia, Boyong Model Van

Mobil
3 hari lalu

Bidik 20 Dealer, Selain Mobil Listrik Changan Siap Bawa Model ICE dan Hybrid

Mobil
4 hari lalu

Jajal Mobil Listrik Mungil Changan Lumin, Tembus Kemacetan Jalanan Ibu Kota

Mobil
8 hari lalu

20 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: Geely Puncaki Penjualan, BYD Mendominasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal