Namun, usia tersebut bukan patokan mutlak karena ketahanan selang dipengaruhi kualitas material, kondisi penggunaan, dan rekomendasi pabrikan. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara rutin setiap servis berkala.
Penggantian juga dapat dipertimbangkan ketika melakukan perbaikan besar pada sistem pendingin, seperti mengganti radiator, pompa air (water pump), atau termostat.
Mengabaikan kondisi selang radiator yang sudah rapuh berisiko menyebabkan cairan pendingin keluar ketika mobil sedang berjalan. Akibatnya, suhu mesin dapat meningkat drastis dan memicu overheat.
Jika terus dipaksakan, panas berlebih dapat membuat kepala silinder (cylinder head) melengkung dan menyebabkan kerusakan mesin yang membutuhkan biaya perbaikan besar.
Untuk mencegah risiko tersebut, pemilik mobil perlu melakukan pemeriksaan selang secara berkala. Pastikan mesin dalam kondisi dingin sebelum menyentuh atau menekan selang.
Jangan hanya mengandalkan tampilan luar. Memastikan selang tetap lentur, tidak menggelembung, tidak retak, dan bebas dari rembesan menjadi langkah penting untuk menjaga mesin mobil tetap aman selama perjalanan.