Jerman Siaga Rantai Pasokan Suku Cadang Terganggu Wabah Virus Korona

Dani M Dahwilani
Wabah virus korona menghantam ekonomi Jerman yang diperkirakan akan berimbas pada rantai pasokan suku cadang industri otomotif. (Foto: AFP)

BERLIN, iNews.id - Wabah virus korona (Covid-19) menghantam ekonomi Jerman yang diperkirakan akan berimbas pada rantai pasokan suku cadang industri otomotif. Hal tersebut disampaikan Menteri Ekonomi Peter Altmaier dalam pertemuan dengan para menteri ekonomi dari 16 negara bagian.

Ditanya apakah ekonomi terbesar Eropa itu menuju resesi pada semester pertama tahun ini? Altmaier mengatakan, situasinya sangat sulit. Dia berharap Jerman dapat menghindari pembatasan perjalanan dan aktivitas seperti diberlakukan Italia. Jerman sendiri melaporkan 1.139 kasus virus korona dengan dua kematian.

Altmaier menyatakan, kabinet Kanselir Angela Merkel akan mengesahkan aturan kerja jangka pendek yang lebih fleksibel untuk membantu perusahaan menjembatani masalah likuiditas dan menghindari PHK.

"Kami memperkirakan rantai pasokan akan terpengaruh, terutama di sektor industri, dan ini akan terlihat sepenuhnya dalam beberapa minggu mendatang," ujarnya, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (11/3/2020).

China, tempat virus korona pertama kali didiagnosis pada akhir 2019, adalah mitra dagang terbesar Jerman. Perusahaan Jerman terutama otomotif sangat bergantung pada rantai pasokan dari China.

Altmaier mengatakan pemerintah federal dan 16 negara bagian bertekad melakukan segala cara untuk melindungi ekonomi dari dampak epidemi. Di mana secara global, lebih dari 110.000 orang terinfeksi virus korona dan lebih dari 4.000 orang tewas.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Renggut 16.300 Nyawa di Jerman

3 hari lalu

Babak Baru Perang Rusia Vs Ukraina, Negara-Negara Eropa Bakal Terlibat?

6 hari lalu

Hindari Macet, Dealer Ford Gunakan Drone Antar Suku Cadang ke Bengkel

16 hari lalu

Cerita Menteri Jerman Kagumi Toleransi Beragama di Indonesia: Kita Bisa Belajar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal