Kaca Spion Bermasalah, Tesla Recall 200.000 Unit Mobil Listrik

Muhamad Fadli Ramadan
Tesla melakukan recall atau penarikan kembali hampir 200.000 unit mobil Model S, X, dan Y, di Amerika Serikat (AS). (Foto: Reuters)

Dibandingkan dengan penarikan besar-besaran yang diumumkan Tesla akhir tahun lalu untuk memodifikasi sistem Autopilotnya setelah keputusan NHTSA, ini adalah kasus yang jauh lebih sederhana dan tidak mempengaruhi semua lini model mobil.

Hanya kendaraan Model S, X, dan Y lansiran 2023 yang dilengkapi dengan komputer self-driving 4.0 dan versi perangkat lunak Tesla tertentu yang terdampak recall. Tidak ada mobil tua atau sedan Model 3 yang terpengaruh.

Tapi, pembaruan perangkat lunak melalui udara tidak akan membuat pusat layanan Tesla akan dibanjiri dengan mobil model 2023 yang perlu diperbaiki. Seperti halnya penarikan Autopilot, hal ini akan ditangani patch perangkat lunak.

Tesla mengatakan telah mengidentifikasi 81 klaim garansi terkait dengan cacat tersebut, namun tidak ada laporan kecelakaan atau cedera terkait kamera mundur. 

Namun, pengemudi harus menerapkan gaya konvensional dengan melihat ke belakang atau melalui spion tengah dan samping saat mundur.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
4 hari lalu

Bakal Luncurkan Mobil Hybrid dan Listrik di 2026, Ini Langkah Honda

Mobil
7 hari lalu

Minat Mobil Listrik di Singapura Disebut Menurun, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Megapolitan
8 hari lalu

Kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Mobil Listrik Tabrak Separator Busway

Mobil
9 hari lalu

Hyundai Subscribe Percepat Adopsi Mobil Listrik di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal