Kinerja Chery pada 2025 didorong oleh strategi jangka panjang melalui lima arah utama pengembangan, yakni kendaraan bahan bakar baru, kendaraan energi baru, ekspansi global baru, lini bisnis baru, dan teknologi baru.
Melalui pendekatan fuel-electric synergy, Chery menghadirkan portofolio produk yang mengombinasikan teknologi kendaraan konvensional dan listrik. Di sisi energi baru, lebih dari 90 persen produk baru Chery yang diluncurkan pada 2025 merupakan kendaraan NEV. Model unggulan seperti Tiggo 7 CSH dan Tiggo 8 CSH mencatat performa penjualan impresif dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan segmen NEV Chery.
Ekspansi global Chery juga semakin agresif, termasuk penetrasi ke pasar dengan regulasi ketat seperti Eropa. Chery tercatat sebagai merek otomotif China pertama yang merealisasikan produksi lokal di Eropa melalui proyek kolaborasi di Spanyol. Hingga kini, Chery telah memasuki 15 negara Eropa, termasuk Inggris, Spanyol, dan Italia.
Selain bisnis inti otomotif, Chery membangun kurva pertumbuhan kedua melalui ekosistem pengguna, mencakup suku cadang, pembiayaan, langganan perangkat lunak, hingga energi hijau. Chery juga mengembangkan kurva pertumbuhan ketiga berbasis teknologi masa depan seperti robotaxi dan robot humanoid.
Sepanjang 2025, Chery memamerkan lebih dari 10 teknologi terdepan dunia di bidang kecerdasan, elektrifikasi, dan teknologi rendah karbon melalui berbagai ajang global. Ke depan, Chery akan menggelar AI Night untuk menampilkan terobosan terbaru di bidang kecerdasan buatan.
Menatap 2026, Chery bertekad mempertahankan kinerja dengan target pertumbuhan penjualan tahunan melampaui rata-rata industri sebesar 10–20 poin persentase.