JAKARTA, iNews.id - Tesla memilih menyelesaikan gugatan terkait kematian pengemudi Model S yang menggunakan sistem Autopilot sebelum perkara tersebut masuk persidangan. Nilai kesepakatan damai antara kedua pihak tidak diungkapkan kepada publik.
Dilansir dari Carscoops, kasus ini berkaitan dengan kematian Genesis Giovanni Mendoza Martinez, pria berusia 31 tahun, dalam kecelakaan di Interstate 680, Contra Costa County, California, pada 18 Februari 2023.
Saat itu, Tesla Model S tahun 2014 yang dikemudikan Martinez menabrak truk pemadam kebakaran yang sedang menuju lokasi kecelakaan sebelumnya. Kendaraan melaju sekitar 70 mph atau sekitar 113 km/jam.
Martinez tewas dalam kecelakaan tersebut, sedangkan saudara laki-lakinya yang berada di kursi penumpang mengalami luka serius.
Gugatan mempertanyakan cara Tesla mengiklankan kemampuan Autopilot, yang merupakan sistem bantuan pengemudi Level 2. Penggugat menilai Martinez terlalu mempercayai sistem tersebut karena mengira kendaraan dapat mengemudi sendiri seperti yang digambarkan dalam materi promosi Tesla.