Kebiasaan Keliru Pengendara Mobil di Indonesia Hujan Deras Nyalakan Lampu Hazard, Ini yang Harus Dihidupkan

Muhamad Fadli Ramadan
Hujan deras dengan jarak pandang terbatas kebanyakan pengemudi mobil di Indonesia menyalakan lampu hazard. Gunakan lampu utama. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Hujan deras dengan jarak pandang terbatas kebanyakan pengemudi mobil di Indonesia menyalakan lampu hazard. Padahal, itu keliru.

Sejatinya, lampu hazard hanya digunakan untuk keadaan darurat atau saat mobil berhenti. Ini sebagai penanda ada kendaraan di depan.

Pereli dan Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia Rifat Sungkar memberikan tips penggunaan lampu hazard yang benar. Saat ini banyak pengendara di Indonesia yang menggunakan lampu hazard tak sesuai peruntukan.

"Salah kaprah penggunaan hazard, kenapa begitu? Karena sistem kendaraan yang ada saat ini sudah memiliki fitur yang mumpuni. Apalagi ada lampu DRL (lampu utama) saat ini, survei membuktikan penggunaan DRL bisa mengurangi tingkat kecelakaan," ujarnya, dalam keterangan tertulis.

Rifat mengatakan penggunaan lampu hazard tidak tepat berpotensi menyebabkan kecelakaan. Pengemudi di sekitar bingung apakah mobil akan berbelok ke kanan atau ke kiri.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
9 hari lalu

Ada Pohon Tumbang di Stasiun UI, Perjalanan KRL Jakarta-Bogor Tertahan Lebih dari 30 Menit

17 hari lalu

Banjir Bandang Terjang Arosuka Solok, Warga Dievakuasi

2 bulan lalu

Jakarta Tiba-Tiba Hujan Deras Siang Ini, Netizen Heboh!

2 bulan lalu

Kemarau Panjang Segera Berakhir, BMKG Ungkap Hujan Deras Kembali Guyur RI Oktober-November

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal