Kecelakaan Maut di Balikpapan, Pengamat Pertanyakan Kompetensi Sopir di Indonesia

Dani M Dahwilani
Praktisi Road Safety dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menilai kecelakaan maut di Balikpapan harus menjadi perhatian serius. (Foto: Twitter/TMC)

Dia menegaskan sopir kendaraan komersial di Indonesia tidak berangkat dari pelatihan. Ini karena tidak ada infrastruktur atau fasilitas bagi pengemudi untuk mendapatkan sertifikasi. Ini dibutuhkan keseriusan dari pemerintah dan pelaku usaha transportasi.

"Belajar dari sini, orang beraktivitas sebagai penumpang atau pengemudi harus merasa tidak nayaman saat di jalan. Untuk itu, perlu selalu sikap waspada, terapil, dan anstisipasi," ujarnya.

Seperti diketahui, truk tronton (kontainer) berpelat nomor KT-8534-AJ bermuatan kapur pembersih air dengan berat 20 ton diduga mengalami rem blong. Truk meluncur dan menabrak 14 sepeda motor dan enam mobil yang tengah berhenti di lampu merah Muara Rapak, depan pusat perbelanjaan Ramayana.

Dalam keterangan kepada polisi, sopir truk Muhammad Ali (48) mengakui kendaraannya mengalami rem blong. Dia sempat mengurangi kecepatan dengan menurunkan persneling dari gigi empat ke tiga namun tidak berfungsi. 

"Dari keterangan sopir truk tronton, pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada jurnalis di Jakarta, Jumat (21/1/2022).

Diketahui, kecelakaan tersebut menyebabkan lima korban meninggal dan 14 orang mengalami luka-luka. Sampai saat ini korban luka masih dirawat di rumah sakit.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
9 hari lalu

Kecelakaan Tewaskan Polisi di Jakbar, Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka

15 hari lalu

Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi Ngaku Sadar Rem Blong sebelum Tabrakan Pemotor

15 hari lalu

Polisi Amankan Sopir Truk usai Kecelakaan Maut Tewaskan 1 Orang di Bekasi

2 bulan lalu

Viral, Sopir Boks Rela Ditabrak demi Selamatkan Truk Nyaris Jatuh ke Jurang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal