BYD menyediakan dua pilihan baterai LFP, yakni 22,4 kWh dan 35,84 kWh. Masing-masing menawarkan jarak tempuh hingga 210 km dan 320 km berdasarkan standar WLTC.
Di Jepang, BYD Racco dibanderol mulai 2,145 juta yen. Dengan nilai tukar yang digunakan dalam laporan tersebut, harganya setara sekitar Rp200 jutaan.
Racco menghadapi persaingan dengan Nissan Sakura dan Mitsubishi eK X EV yang sama-sama bermain di segmen mobil listrik Kei Jepang. Chery juga tengah menyiapkan mobil listrik berformat Kei melalui kerja sama dengan mitra lokal untuk diluncurkan di Jepang pada 2027.
Setelah Sri Lanka dan Makau, BYD belum mengungkap negara berikutnya yang akan menjadi tujuan Racco. Apakah Indonesia masuk dalam radar? Menarik untuk ditunggu.