Kenapa 1 dari 4 Mobil Kini Rusak Parah usai Kecelakaan? Pemilik Kendaraan dan Asuransi Rugi

Dani M Dahwilani
Sebuah laporan industri terbaru mengungkapkan tren mengejutkan, hampir satu dari empat mobil yang terlibat kecelakaan kini berakhir dengan kerugian besar. (Foto: AI)

Tak hanya itu, kaca depan modern juga dibekali berbagai fitur pintar, mulai dari sensor hujan hingga kamera keselamatan. Kombinasi teknologi ini membuat proses perbaikan jauh lebih kompleks dan mahal dibandingkan beberapa tahun lalu.

Faktor eksternal seperti tarif impor dan gangguan rantai pasok turut memperkeruh situasi. Harga suku cadang menjadi tidak stabil, sementara klaim kecelakaan ringan justru menurun, sehingga proporsi mobil rusak total semakin besar.

Dampaknya terasa langsung ke kantong pemilik kendaraan. Hingga kuartal ketiga 2025, biaya perbaikan rata-rata naik dari 4.700 dolar AS menjadi 4.768 dolar AS. Biaya klaim medis pun meningkat, seiring perawatan cedera yang lebih mahal dan muncul lebih awal dalam proses klaim.

Hampir 88 persen kendaraan yang masuk program perbaikan langsung kini wajib melalui pemindaian diagnostik. Sekitar 36 persen di antaranya juga memerlukan kalibrasi sistem. Proses ini penting demi memastikan ADAS berfungsi normal, tetapi sekaligus memperpanjang waktu perbaikan dan menambah biaya sewa mobil pengganti.

Efek domino pun tak terhindarkan. Bukan hanya konsumen yang terdampak, tetapi juga perusahaan asuransi, dealer, dan bengkel perbaikan. Semua pihak harus menyesuaikan diri dengan biaya tinggi dan teknologi kendaraan yang semakin rumit.

Setiap mobil yang dinyatakan rusak total kini berarti pencarian kendaraan pengganti dengan anggaran terbatas, di tengah premi asuransi yang terus naik. Akibatnya, perhatian pasar pun semakin tertuju pada ketersediaan mobil bekas yang masih terjangkau.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
11 jam lalu

Apes! Rem Nggak Pakem, Pemotor Berakhir Nyemplung ke Kali Ciliwung

Mobil
1 hari lalu

Kemenhub dan KNKT Ungkap Hasil Investigasi Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi

Megapolitan
2 hari lalu

Kecelakaan Pemotor Tabrak Bus TransJakarta di Cijantung Jaktim, Diduga Ngantuk

Megapolitan
4 hari lalu

Kecelakaan Maut di Palmerah, Pemotor Tewas usai Jatuh dan Ditabrak Motor Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal