Kerap Diserang Ngantuk saat Berkendara karena Puasa, Begini Cara Menghindarinya

Dani M Dahwilani
Sangat berbahaya bila rasa kantuk menyerang ketika mengemudikan mobil di jalan raya. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Ibadah puasa pada Ramadan mengubah pola makan dan durasi tidur yang semakin pendek khususnya di malam hari. Kondisi ini mempengaruhi jam biologis dan metabolisme tubuh.  

Akibatnya, bagi sebagian pengendara akan merasa mengantuk dan hilang konsentrasi terutama pada siang hari. Serangan kantuk biasanya terjadi di jam-jam krusial antara pukul 1 siang hingga 4 sore. Di mana saat itu seseorang berada dalam kondisi lapar dan kekurangan cairan tubuh. 

Ini menghawatirkan bila rasa kantuk menyerang ketika mengemudikan mobil di jalan raya. Jika tidak dicegah dapat memicu kecelakaan lalu lintas. 

"Mengantuk saat mengemudi mobil ketika berpuasa tidak dapat dihindari karena perubahan jam biologis dan metabolisme tubuh. Tapi AutoFamily tetap dapat menyiasatinya untuk mencegah mengemudi mobil dalam kondisi mengantuk," kata Cahaya Fitri Tantriani, Customer Development and Marketing Communication Head Auto2000 dalam keterangan tertulis dilansir Kamis (17/4/2022) 

Bagaimana cara terhindar dari rasa kantuk saat mengemudi di jalan raya? Cahaya Fitri membagikan tips sebagai berikut:

1. Disiplin mengatur jam tidur 

Anda harus ‘memaksakan’ diri membuat jadwal tidur tetap di malam hari dan konsisten menjalaninya selama puasa untuk memenuhi kebutuhan kualitas dan kuantitas tidur yang memadai. Kurang tidur dapat menyebabkan tubuh merasa memiliki utang tidur sehingga mengantuk di siang hari. 

Usahakan mendapat sinar matahari di siang hari untuk memperkuat jam biologis dan hindari cahaya dari layar gadget atau televisi sebelum tidur malam untuk mencegah kelelahan. 

2. Jaga pola makan

Anda wajib menjaga pola makan. Diet yang seimbang dapat membuat tidur lebih baik dan berkualitas

- Tidak kekenyangan saat mau tidur malam. Apalagi esok harinya langsung makan sahur dengan selisih waktu sangat singkat.  

- Jangan terlalu kenyang saat sahur. Ini akan membuat Anda mengantuk dan kembali tidur di pagi hari sehingga malas melanjutkan aktivitas. Padahal di waktu yang sama harus mengemudi mobil. 

Sisa kantuk yang masih tertinggal dapat membuat refleks dan konsentrasi tubuh menurun, sehingga berbahaya jika dipaksakan. 

- Kendalikan nafsu makan ketika buka puasa mengingat masih harus menyetir mobil. Anda tidak akan merasa nyaman ketika duduk di bangku pengemudi dengan perut kekenyangan. Ditambah, serangan kantuk yang dapat terjadi kapan saja akibat kadar gula darah dalam tubuh yang melonjak drastis. 

- Hindari minuman dengan kandungan kafein tinggi karena membuat tubuh sulit mengantuk. Termasuk menghindari minuman bersoda karena dapat membuat perut tidak nyaman, terutama yang memiliki gangguan lambung. 

Sebaiknya memperbanyak minum air putih saat buka atau sahur sebagai pengganti konsumsi di siang hari dan menjaga tubuh tidak mudah lemas karena dehidrasi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
3 bulan lalu

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2026 Jatuh pada 18 Februari

Makro
8 bulan lalu

Ini Alasan Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I 2025 Rendah meski Ada Lebaran

Health
8 bulan lalu

Ashanty Puasa 120 Jam demi Terlihat Kurus, Dokter Peringatkan Bahaya Ini

Destinasi
8 bulan lalu

Robby Purba Street Feeding untuk Kucing Jalanan sebagai Bentuk Sedekah di Bulan Ramadhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal