Dia menyebut, kehadiran Shell Eco-marathon akan menjadi bagian dari catatan penting sejarah perjalanan sirkuit ini. "Kami bersiap menyuguhkan pengalaman yang memukau bagi semua peserta yang berasal dari berbagai belahan dunia,” ujar Priandhi.
Kompetisi Shell Eco-marathon dimulai di Prancis pada 1985. Event ini hadir di kawasan Asia untuk pertama kalinya pada 2010. Sepanjang sejarah penyelenggaraan Shell Eco-marathon di Asia, tim Indonesia mencatatkan banyak pencapaian besar. Salah satunya melalui tim Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang dari tahun ke tahun secara konsisten meraih banyak penghargaan mengalahkan tim-tim pesaing lain dari berbagai negara di dunia.
Saat ini, sebanyak 78 tim mahasiswa yang berasal dari 13 negara di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Korea Selatan, Arab Saudi, India, Pakistan, Kazakhstan, dan Nepal, telah terdaftar sebagai peserta kompetisi Shell Eco-marathon Indonesia 2022.