Cara pembayarannya menurut Carbuzz dengan memanfaatkan aset kripto. Jadi menurut Honda, pemilik mobil membutuhkan terminal seperti PC, ponsel cerdas, atau tablet untuk perangkat manajemen. Perangkat itu nantinya akan mengukur emisi, sedangkan perangkat lunak lainnya akan memberi Anda akses ke sertifikat emisi atau kredit karbon.
Begitu jumlah emisi yang diinginkan dicapai maka pemilik mobil Honda akan mendapatkan dokumen yang mensertifikasi pengurangan emisi karbon dioksida. Tentu saja, pengukuran pengurangan harus dilakukan dalam jangka waktu tertentu. "Honda menyebutkan jangka waktunya dua tahun, namun bisa lebih lama," sebut Carbuzz.
Singkatnya, perangkat keras akan mengukur emisi selama jangka waktu tertentu, dan pada akhirnya, pengguna akan diberikan sertifikat. Sertifikat ini dapat ditukar dengan aset kriptografi yang dikelola oleh blockchain. Pemilik mobil Honda nantinya dapat bertukar berbagai mata uang kripto dan akhirnya menguangkannya pada saat yang tepat.
Cara ini diyakini memang jadi salah satu upaya yang cukup menarik untuk menekan tingkat emisi yang dihasilkan mobil. Hanya saja memang untuk memaksimalkan cara ini butuh waktu yang lama. Bahkan pencairan uang yang diinginkan juga sedikit rumit.
"Hanya saja Honda terlihat serius ingin menjalankan program ini, dan pasti ada banyak nilai positifnya," tulis Carbuzz.