Menghitung Biaya Perbaikan dan Komponen Mobil Listrik

Riyandy Aristyo
Biaya perbaikan mobil listrik saat ini lebih mahal 20 sampai 25 persen karena komponen masih impor. (Foto: Electrek)

JAKARTA, iNews.id - Peraturan presiden (perpres) tentang kendaraan bermesin listrik telah diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kebijakan ini akan mendorong meningkatnya populasi kendaraan listrik di Indonesia.

Saat ini, baru beberapa konsumen yang memiliki mobil listrik. Lantas, bagaimana perawatan mobil listrik, samakah dengan mobil konvensional?

Chief Marketing Officer Adira Insurance, Wayan Pariama mengatakan, perawatan mobil listrik diklaim lebih mudah daripada kendaraan konvensional karena jumlah komponennya lebih sedikit.

"Mobil listrik ini perawatannya lebih simpel. Jumlah komponennya lebih sedikit dari mobil konvensional pada umumnya," ujar Wayan, saat ditemui iNews.id di bilangan Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Namun, menurut Wayan, harga suku cadang mobil listrik justru yang lebih mahal dibanding mobil konvensional. Ini lantaran komponen yang akan diganti harus didatangkan impor, serta populasi mobil listrik di Indonesia masih sedikit.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
8 hari lalu

Pabrik BYD di Subang Senilai Rp16 Triliun Siap Beroperasi

Mobil
9 hari lalu

Terungkap, Ada 91 Perusahaan Rakit Kendaraan Listrik di Indonesia

Mobil
11 hari lalu

Hadirkan Terobosan Teknologi Terbaru, BYD Dorong Kemajuan Pasar Otomotif Indonesia

All Sport
12 hari lalu

Formula E Season 12 Memanas di Jeddah E-Prix, Klasemen Ketat dan Live Streaming di VISION+

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal