Mengintip Sejarah Merek Mobil Tertua di China BAIC Sebelum Melantai di GIIAS 2024

Dani M Dahwilani
Tampil perdana di GIIAS 2024, BAIC faktanya adalah produsen mobil tertua di China jauh sebelum merek lain muncul. (Foto: iNews.id)

Bahkan pada 2016 grup ini membeli 35 persen saham Fujian Benz yang mengembangkan light commercial vehicle untuk beberapa brand yang cukup dikenal seperti Mercedes-Benz Viano, Sprinter dan V-Class. 

Berkomitmen terus melahirkan produk otomotif berkualitas, pada 2018, BAIC kerja sama dengan MAGNA membangun manufacturing base serta melakukan riset dan pengembangan untuk membuat high-end battery electric vehicle (BEV). 

MAGNA merupakan pabrikan part otomotif terbesar di Amerika Utara yang telah bekerja sama dengan berbagai brand ternama dari berbagai belahan dunia. 

Tidak mudah puas dengan itu pada Desember 2021, BAIC Group secara resmi menjadi pemilik saham terbesar Daimler AG sebesar 9,98 persen.

Ekspanai tidak terbantahkan. BAIC kini menjadi salah satu dari lima besar grup otomotif terbesar di China dan diperhitungkan dalam Fortune Global 500 di posisi 193 melalui tiga fokus bisnisnya, yaitu complete vehicles, components and service trade dan lini produk utama yang mendunia Self owned brand (BAIC, Foton, Arcfox, Beijing) serta Joint Venture Brand (Beijing Benz, Fujian Benz Beijing Hyundai).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
24 hari lalu

Invasi Mobil China di IIMS 2026, Jepang Bertahan Andalkan Hybrid dan ICE

Mobil
29 hari lalu

BAIC Boyong 3 Line Up BJ30 HEV di IIMS 2026, Ini Perbedaannya

Mobil
1 bulan lalu

Tambah Amunisi, BAIC Siap Luncurkan Mobil Listrik Arcfox T1

Seleb
1 bulan lalu

Luxeed R7 Cetak Rekor Dunia, SUV Produksi Massal dengan Hambatan Udara Terendah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal