Ada Varian Hybrid
Salah satu perubahan penting dalam pengembangan Baby G adalah pilihan sistem penggeraknya. Mercedes-Benz sebelumnya mengisyaratkan model ini akan ditawarkan secara eksklusif sebagai mobil listrik murni.
Namun, perkembangan pasar dan respons terhadap G580 with EQ Technology mendorong perusahaan mempertimbangkan pilihan lain. Tekanan dari dealer di Amerika Serikat dan dinamika pasar kendaraan listrik turut menjadi pertimbangan untuk menghadirkan opsi hybrid.
Untuk versi listrik, Baby G diperkirakan menggunakan dua motor listrik dengan sistem penggerak semua roda atau all-wheel drive (AWD). Paket baterai berteknologi nikel mangan kobalt (NMC) berkapasitas 85 kWh juga disebut sebagai salah satu konfigurasi yang berpotensi digunakan.
Sementara itu, varian hybrid diperkirakan mengadopsi mesin 1.500 cc yang dipadukan dengan sistem elektrifikasi, seperti yang digunakan pada CLA. Meski demikian, spesifikasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh Mercedes-Benz.
Sistem AWD diperkirakan menjadi perlengkapan standar untuk mempertahankan karakter kendaraan yang dirancang menghadapi beragam kondisi jalan.
Kehadiran Baby G berpotensi memperluas jangkauan G-Class ke segmen SUV kompak. Model ini juga diperkirakan akan berhadapan dengan SUV off-road berukuran lebih kecil, termasuk calon pesaing dari keluarga Land Rover Defender.