Mobil China Diizinkan Masuk Bangun Pabrik di Amerika, GM, Ford dan Stellantis Menolak

Dani M Dahwilani
Tiga produsen mobil besar Amerika Serikat (AS), General Motors (GM), Ford dan Stellantis, menolak gagasan Presiden Donald Trump membuka peluang bagi mobil China. (Foto: Ford)

Perbedaan pandangan ini juga muncul di tengah kritik pemerintah AS terhadap hubungan Ford dengan perusahaan China. Menteri Transportasi AS Sean Duffy sebelumnya mengkritik kemitraan Ford dengan raksasa baterai China, CATL dan Geely.

Duffy menuding Ford mengaitkan masa depannya dengan perusahaan China yang didukung negara. Pada saat yang sama, Trump justru membuka peluang bagi perusahaan China untuk membangun fasilitas produksi mereka sendiri di AS.

Persaingan dengan produsen mobil China menjadi perhatian industri otomotif global. Merek-merek China dilaporkan telah menguasai sekitar 20 persen pasar mobil baru di Meksiko, sementara Kanada bersiap menerima sejumlah kendaraan buatan China dengan tarif yang lebih rendah.

Perusahaan konsultan AlixPartners memperkirakan merek otomotif China dapat menguasai sekitar 30 persen pasar otomotif global pada 2030.

CEO Ford Jim Farley juga secara terbuka mengakui tantangan dari produsen China. Dia bahkan menggunakan Xiaomi SU7 selama beberapa bulan untuk memahami lebih jauh teknologi dan produk kendaraan listrik asal China tersebut.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Mobil Hybrid China Serbu Indonesia, Toyota: Segmen Kami Beda

4 hari lalu

Trump Buka Peluang Mobil China Masuk Amerika, Syaratnya Produksi di AS

11 hari lalu

Jaguar Land Rover bakal PHK 4.000 Karyawan dalam 2 Tahun, Ini Penyebabnya

13 hari lalu

Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal