Mobil Hybrid Isi BBM Tak Sesuai Rekomendasi, Ini yang Akan Terjadi

Dani M Dahwilani
Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan pada mobil hybrid dapat memicu berbagai masalah pada mesin. (Foto: Dok iNews.id)

Kondisi mesin yang terawat juga membuat komponen bekerja lebih optimal dan berpotensi memperpanjang usia pakai kendaraan. Pada akhirnya, biaya operasional dan perawatan mobil dalam jangka panjang dapat lebih terkendali.

Selain menggunakan BBM sesuai rekomendasi, cara lain untuk mencegah mesin mengalami ngelitik atau knocking adalah melakukan servis berkala setiap enam bulan sekali.

Saat servis berkala, kondisi mesin diperiksa dan disetel agar dapat bekerja seideal mungkin sesuai standar pabrikan. Komponen pendukung seperti filter-filter mesin, busi, dan sparepart lainnya juga diperiksa.

Komponen yang sudah tidak layak pakai atau telah mencapai waktu penggantian akan dibersihkan atau diganti sesuai kebutuhan. Uji emisi juga dijalankan sebagai salah satu indikator pendukung untuk mengetahui kondisi mesin.

Penggunaan BBM yang sesuai rekomendasi dan perawatan secara rutin, performa serta efisiensi mesin hybrid dapat tetap terjaga.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

Harga BBM Pertamina 30 September 2026 di Akhir Bulan, Ada yang Naik?

2 hari lalu

Batu Bara Mau Diubah jadi BBM, Pemerintah Siapkan Kalimantan dan Sumsel jadi Basis Produksi

4 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 27 September 2026, Lengkap di Seluruh Indonesia

6 hari lalu

Daftar BBM Pertamina 25 September 2026, Ada yang Naik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal