Mobil Listrik Bekas Mulai Diburu, Harga dan Kondisi Baterai Jadi Pertimbangan?

Muhammad Sukardi
Mobil listri bekas mulai diburu masyarakat. (Foto: Istimewa)

"Mobil listrik bekas memang mulai dilirik konsumen, tetapi sejauh ini pilihannya masih sangat selektif. Konsumen biasanya lebih banyak menggali informasi soal kondisi baterai, biaya perawatan dan penggunaan hariannya," ujarnya.

Kondisi tersebut berbeda dengan mobil konvensional bekas yang sudah lebih lama dikenal masyarakat. Konsumen umumnya telah memiliki gambaran mengenai biaya servis, ketersediaan suku cadang dan tempat perawatan kendaraan.

"Di sisi lain, mobil konvensional bekas masih memiliki pasar dan tingkat kepercayaan yang lebih kuat karena konsumen sudah lebih familiar dengan biaya perawatan, ketersediaan suku cadang maupun layanan servisnya," kata Ferdian.

Karena itu, harga murah belum tentu menjadi satu-satunya alasan konsumen memilih mobil listrik bekas. Kondisi baterai, biaya pemakaian, riwayat kendaraan, garansi dan kebutuhan penggunaan sehari-hari ikut menentukan keputusan.

Bagi calon pembeli, mengecek kondisi mobil secara menyeluruh menjadi langkah penting sebelum melakukan transaksi. Dengan begitu, harga yang terlihat lebih terjangkau sejak awal tetap sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan selama kendaraan digunakan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Transfer Teknologi, Foton Serahkan Mobil Listrik untuk Dipelajari Mahasiswa Indonesia

2 hari lalu

Ini Mobil Listrik Termurah di Dunia, Dibanderol Rp16 Jutaan Sudah Ada Kamera Mundur

6 hari lalu

Geely Investasi di Nio, Siapkan Mobil Listrik Bisa Tukar Baterai

6 hari lalu

Sasar Segmen SUV, Changan Benamkan Teknologi Ini pada Mobil Listrik Deepal S07

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal