Menurutnya, Omoda O4 dikembangkan sebagai mobil listrik yang menggabungkan inovasi digital dengan pengalaman berkendara modern. Sasaran utamanya adalah generasi muda yang akrab dengan perkembangan teknologi.
"Membenamkan teknologi AI. Omoda O4 akan memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan bagi kaum muda," ujarnya.
Shawn optimistis Omoda O4 mampu menjadi pilihan baru di segmen mobil listrik. Meski dibekali teknologi canggih, perusahaan berupaya menjaga harga tetap kompetitif agar dapat dijangkau lebih banyak konsumen.
Namun, Omoda & Jaecoo masih mengkaji harga resmi Omoda O4 EV. Perusahaan masih berdiskusi dengan jaringan dealer dan calon konsumen sebelum menetapkan harga final dan diperkenalkan di GIIAS 2026.
"Fitur, jarak tempuh, baterainya juga lebih besar, tentu biaya produksinya lebih tinggi. Jadi kami masih berdiskusi dengan dealer dan calon konsumen untuk menentukan keputusan final," katanya.