Mobil Listrik Terhambat Infrastruktur, Gaikindo: Banyak Alternatif Kendaraan Ramah Lingkungan

Muhamad Fadli Ramadan
Gaikindo ungkap infrastruktur merupakan faktor penting dalam percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Di sisi lain, Kukuh mengakui menerapkan strategi multi-pathway untuk kendaraan ramah lingkungan dengan emisi karbon lebih sedikit juga tetap memiliki tantangan. Menurutnya, ini terletak pada keseriusan pemerintah dalam memperbaiki kualitas udara.

"Tantangannya ternyata ada di ketersediaan bahan baku etanol seperti tebu. Di sini pabrik tebunya sudah tua. Kalau ada, bukan diremajakan, malah jadi museum," ucapnya. 

"Kita juga impor puluhan juta ton gula, ada ketakutan kalau tebunya dipakai untuk bio etanol, untuk gula bagaimana? Kan harusnya berjalan beriringan. Artinya tantangannya tidak hanya di EV, di energi alternatif lainnya juga punya tantangannya," ujar Kukuh.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
3 hari lalu

Minat Mobil Listrik di Singapura Disebut Menurun, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Megapolitan
4 hari lalu

Kecelakaan di Jalan Gatot Subroto, Mobil Listrik Tabrak Separator Busway

Mobil
5 hari lalu

Hyundai Subscribe Percepat Adopsi Mobil Listrik di Indonesia

Mobil
6 hari lalu

Agrinas Ungkap Harga Mobil Produksi Dalam Negeri 25 Persen Lebih Mahal dari India, Begini Kata Gaikindo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal