2. Konsumsi Bahan Bakar
Bicara soal konsumsi bahan bakar, mobil manual sebenarnya lebih hemat bahan bakar, karena perputaran transmisi manual tidak seberat perputaran transmisi otomatis. Mesin manual tidak memerlukan banyak bahan bakar untuk bekerja ekstra.
Sebaliknya, mobil matic lebih boros bahan bakar. Ini karena putaran mesin yang lebih sering diatur oleh sistem kendaraan. Adanya Torque Conventer menjadi penyebab tingginya tingkat RPM pada mobil matic dibandingkan dengan mobil manual. Itulah mengapa bahan bakar yang dibutuhkan menjadi lebih banyak.
3. Biaya Perawatan dan Suku Cadang
Mengenai perawatan mobil manual lebih unggul karena sistem transmisinya lebih simpel dibandingkan mekanikal dan komponen mobil matic yang lebih rumit. Jika ada kerusakan bisa diperbaiki per part (suku cadang) yang mengalami masalah, sehingga lebih murah.
Sementara mobil matic perawatanbya lebih mahal. Pengguna harus lebih sering mengganti oli transmisi. Selain itu, harga suku cadang mobil matic umumnya lebih mahal apabila mengalami kerusakan dan harus diganti. Apalagi bila gearbox transmisi rusak harus diganti satu set biayanya bikin kantong terkuras.
Dari sisi teknisi juga tidak semua teknisi mampu memperbaiki kerusakan pada mobil matic. Apalagi dengan teknologi baru semua sistem menggunakan komputerisasi.