Mobil Turbo Diisi Pertalite, Jangan Komplen Kalau Tenaga Jadi Loyo dan Boros

M
Muhamad Fadli Ramadan
Rifat Sungkar mengatakan rumit jika mobil mesin turbo harus menggunakan bahan bakar oktan rendah. (Foto: Dok iNews.id)

Seperti yang diungkapkan pengamat otomotif mobil sekaligus pereli nasional Rifat Sungkar. "Mobil mesin turbo kalau diisi bahan bakar Pertalite atau oktan rendah sebenarnya tidak masalah karena memiliki teknologi anti-knocking sensor,” kata Rifat.

“Misalnya mobil memiliki tenaga 100 hp, tapi dengan adanya anti-knocking sensor maka turbo tidak bekerja dengan maksimal dan kompresi mesin akan memiliki tekanan besar. Yang terjadi adalah mesin tak akan mencapai tenaga yang maksimal dan bahan bakar akan menjadi lebih boros karena mesin membutuhkan tingkat pengapian lebih tinggi,” katanya.

Seperti diketahui, mobil mesin turbo memiliki kompresi yang tinggi dan membutuhkan pengapian besar untuk memaksimalkan kinerja mesin.

Tetapi jika berada dalam keadaan mendesak, Rifat Sungkar menyarankan untuk melakukan beberapa perubahan agar kendaraan tetap optimal.

Namun, hal tersebut akan memakan biaya lebih besar dan mobil juga tidak akan memiliki tenaga seperti yang seharusnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
11 hari lalu

Harga BBM RON 95 dan 98 Naik per September, Bagaimana Nasib Pertamax?

12 hari lalu

Harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex Naik per 1 September, Ini Rinciannya!

1 bulan lalu

Breaking News: Pertamina Turunkan Harga 3 Jenis Pertamax per 1 Agustus 2026

2 bulan lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 18 Juli 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal