Gubernur Utah, Spencer Cox, menilai praktik ini sebagai penyalahgunaan sistem pajak. Pemerintah setempat memperkirakan potensi pemasukan mencapai 100 juta dolar AS dari pajak terutang, denda, dan biaya tambahan. California mengambil pendekatan berbeda dengan memanfaatkan kamera pengawas untuk melacak kendaraan berpelat Montana yang terlalu lama berada di wilayahnya.
Hukum California mengatur kendaraan berpelat luar negara bagian hanya boleh berada di wilayah tersebut selama jangka waktu tertentu sebelum dikenakan pajak penjualan. Namun, para pemilik supercar kembali menemukan celah lain dengan menitipkan mobil mereka di fasilitas penyimpanan khusus di Montana, yang dikenal sebagai “penjara pajak”, hingga masa tunggu terpenuhi.
Di sisi lain, para legislator Montana tampak tidak terganggu dengan polemik ini. Mereka justru menilai sistem tersebut sebagai bentuk persaingan antarnegeri untuk menarik bisnis dan investasi. Senator Montana Greg Hertz menyebut kebijakan LLC memberi keuntungan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja di negara bagian tersebut.
Perdebatan pun menguat soal batas antara perencanaan pajak yang sah dan penghindaran pajak. Di satu sisi, praktik ini legal secara administratif. Di sisi lain, negara-negara bagian lain merasa dirugikan karena kehilangan potensi pendapatan besar dari pemilik mobil super mewah bernilai ratusan ribu hingga jutaan dolar.
Kasus ini menegaskan satu hal, celah hukum yang dibiarkan terbuka terlalu lama bisa berubah menjadi ladang emas bagi segelintir orang super kaya, sekaligus mimpi buruk bagi negara yang merasa kecolongan.