Pabrik Belum Dibangun, Menko Airlangga Ancam Cabut Status Special Economic Zones BYD

Muhamad Fadli Ramadan
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menagih janji pembangunan pabrik BYD di Indonesia dan mengancam akan mencabut status special economic zones jika tidak dibangun secepatnya.  (Foto: Fadli Ramadan/iNews.id)

General Manager BYD Asia Pacific Auto Sales Division Liu Xueliang yang mendampingi Airlangga saat melakukan kunjungan terkejut dengan pernyataan tersebut. Dia langsung menjawab pabrik tersebut rencananya akan selesai pada akhir tahun depan.

"Akhir tahun depan, pabrik akan selesai. Jadi bisa langsung segera beroperasi di Indonesia. Kita sudah menjadikan Indonesia menjadi basis ekspor setir kanan dan salah satu paling besar di global," ujar Liu menjawab pernyataan tersebut.

Sebagai informasi, BYD menyiapkan investasi sebesar Rp11,7 triliun untuk pembangunan fasilitas pabrik perakitan mobil listrik di Subang, Jawa Barat. Kabarnya, fasilitas ini memiliki kapasitas produksi sebesar 150.000 unit per tahun.

BYD telah mencapai tonggak sejarah baru dengan volume penjualan mobil listrik di Indonesia lebih dari 11.000 unit. "Di Indonesia, BYD telah mencapai lebih dari 11.000 unit pengiriman dalam waktu 5 bulan. Keberhasilan ini menunjukkan teknologi dan produk BYD telah diterima positif dan konsumen Indonesia menyadari manfaat kendaraan listrik bagi Tanah Air," kata Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
7 hari lalu

Produsen Mobil di Indonesia Waspadai Dampak Buruk Konflik di Timur Tengah

Mobil
8 hari lalu

Antisipasi Lonjakan Kendaraan Listrik di Mudik 2026, BYD Kerahkan Posko Fast Charging di Sejumlah Titik

Mobil
11 hari lalu

Tertangkap sedang Diuji Jalan, Apakah M6 PHEV Bakal Mengaspal di Indonesia? Begini Kata BYD

Aksesoris
12 hari lalu

BYD Kenalkan Blade Battery Generasi Kedua, Isi Daya 97 Persen Hanya 9 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal