Pasar Kendaraan Listrik Bekas Belum Terbentuk, Masih Ragu Soal Baterai?

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi mobil listrik Toyota bZ4X. (Foto: Ist)

Menurutnya, jika ingin membentuk pasar tersebut, maka 10 persen masyarakat Indonesia sudah menggunakan kendaraan listrik. Apabila angka tersebut sudah tercapai, maka harga kendaraan listrik bekas bisa terlihat.

“Gak mungkin beli kendaraan hari ini, besoknya dijual. Pasti dipakai dulu, dinikmati dulu, beberapa tahun, baru dijual. Yang sekarang sudah pakai (kendaraan listrik) kan bisa dibilang pemula,” ujar Tenggono.

Seperti diketahui, kendaraan listrik bergantung pada baterai yang menjadi sumber daya utama pengganti BBM. Namun, baterai memiliki usia pakai yang dapat menurun seiring penggunaan.

Kendati begitu, Tenggono memastikan harga bekas kendaraan listrik tidak akan dipengaruhi oleh baterai. Pasalnya, ada banyak produsen saat ini yang berani memberikan jaminan garansi cukup panjang untuk baterai pada produk yang dipasarkannya.

“Sebenarnya baterai itu tidak masalah. Bahkan ada perusahaan yang memberikan garansi baterai sampai 8 tahun. Ya jadi ini tinggal menunggu waktu saja. Saya yakin tahun penggunaan kendaraan listrik di Indonesia akan semakin ramai,” ucapnya.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Bisnis
12 hari lalu

Pemudik EV Diproyeksi Melonjak, Dirut PLN Cek Kesiapan Layanan SPKLU Trans Jawa

Nasional
12 hari lalu

Prabowo Dorong Pemakaian Kompor hingga Kendaraan Listrik, Pakar: Kurangi Impor Energi

Mobil
15 hari lalu

Leapmotor Bakal Hadir di Indonesia Tahun Ini, Harganya Mulai dari Rp200 Jutaan!

Mobil
16 hari lalu

Mobil Listrik Mitra EV Disumbangkan Jadi Ambulans dan Kendaraan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal