Pasar Mobil ICE di Indonesia Terus Turun, Penjualan Kendaraan Listrik Melonjak

Dani M Dahwilani
Gaikindo mencatat penjualan kendaraan ICE terus mengalami penurunan, sementara kendaraan elektrifikasi mencatat pertumbuhan dari tahun ke tahun. (Foto: Dok)

Adapun kendaraan listrik berbasis hidrogen atau Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV) belum menunjukkan perkembangan signifikan di Indonesia. Sepanjang 2021 hingga 2023 belum tercatat penjualan, hanya muncul satu unit pada 2024, dan kembali nihil pada 2025.

Gaikindo juga mencatat, pada 2025 pemerintah memberikan insentif maksimal bagi kendaraan listrik murni atau BEV. Kebijakan ini dinilai menjadi salah satu faktor yang mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

Meski saat ini penjualan kendaraan elektrifikasi masih didominasi ICE, perkembangan BEV dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan paling agresif. Kondisi ini mencerminkan arah transformasi industri otomotif nasional yang terus bergeser menuju elektrifikasi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
1 hari lalu

Tembus 12.336 Unit, Penjualan Mobil Daihatsu Februari 2026 Naik 10 Persen

Mobil
7 hari lalu

Agrinas Ungkap Harga Mobil Produksi Dalam Negeri 25 Persen Lebih Mahal dari India, Begini Kata Gaikindo

Mobil
8 hari lalu

Butuh 100.500 Unit, Bos Agrinas Sebut Pabrikan Dalam Negeri Hanya Sanggup 45.000 Mobil Pikap

Mobil
8 hari lalu

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India, Bagaimana dengan Bengkel dan Sparepart jika Rusak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal