Penjualan segmen sport utility vehicle (SUV) terus tumbuh pada 2021 telah melampaui penjualan LCGC dan MPV. (Foto: Dok Forwot)
Dani M Dahwilani

JAKARTA, iNews.id - Di tengah pandemi Covid-19, pasar otomotif di Indonesia kembali meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Sampai 2020, MPV dan LCGC selalu merupakan segmen dengan penjualan terbesar, namun trennya cenderung menurun. 

Sementara itu, penjualan segmen sport utility vehicle (SUV) terus tumbuh pada 2021 telah melampaui penjualan LCGC dan MPV. Kontribusi penjualan SUV di pasar otomotif secara keseluruhan juga terus meningkat, sementara pasar MPV dan LCGC cenderung stagnan. Bahkan pada 2021, segmen SUV telah menjadi model dengan penjualan terbesar di Indonesia. 

Pertumbuhan segmen SUV di Indonesia salah satunya dipicu pemerataan ekonomi dan pembangunan infrastruktur ke berbagai wilayah di Indonesia. Pembangunan jalan tol dan jalan utama, perkembangan UMKM dan industri lokal di berbagai daerah, hingga rencana pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia, mendorong terciptanya pasar otomotif baru. 

Di mana konsumen menginginkan mobil yang lebih sesuai dengan kondisi daerah sekitar serta kebutuhan mereka. Melihat karakter dan kebutuhan masyarakat Indonesia, konsumen otomotif di Indonesia memiliki kebutuhan dasar akan sebuah mobil, yaitu dapat menampung banyak orang, dapat memuat banyak barang, Rlreliabel dan harganya terjangkau, dan nyaman dikendarai di berbagai kondisi jalan. 

Seiring semakin berkembangnya kebutuhan konsumen, terutama di berbagai wilayah di Indonesia, banyak konsumen yang memilih SUV karena dianggap menawarkan berbagai kelebihan, seperti Ground Clearance lebih tinggi, mesin lebih bertenaga, kabin lebih nyaman, teknologi keamanan lebih canggih. 

Sebagai salah satu produsen otomotif terbesar di Indonesia, Honda melakukan riset untuk dapat menangkap apa yang diinginkan konsumen dari SUV. Hasilnya, selain faktor-faktor yang menjadi basic sebuah SUV, seperti fun to drive, teknologi, aktualisasi diri dan fungsi transportasi, Honda juga menangkap keinginan konsumen terhadap sebuah model SUV unik, sesuai dengan karakter mereka yang berbeda-beda. Sebab itu, Honda menciptakan karakter SUV yang berbeda untuk segmen yang berbeda.

Saat ini, Honda sudah mempunyai lini produk yang lengkap mulai dari CR-V hingga HR-V. Model lainnya ada BR-V yang menyasar pasar low SUV All New Honda BR-V menggunakan mesin baru 1.5L DOHC i-VTEC yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 121 PS pada putaran mesin 6,600 kemudian torsi maksimal 145 Nm pada putaran mesin 4.300 menghasilkan keseimbangan antara performa berkendara yang luar biasa dan efisiensi bahan bakar.

"All New Honda BR-V memberikan definisi baru dalam berkendara. Di mana konsep mobil ini memadukan SUV tangguh dan kenyamanan sebuah MPV, dengan karakter fun to drive ciri khas Honda," ujar Business Innovation and Sales and Marketing Director PT HPM, Yusak Billy dalam keterangannya iNews.id, baru-baru ini.

Diketahui, All New Honda BR-V menggunakan suspensi lebih stabil, MacPherson Strut untuk suspensi depan serta H-Shape Torsion Beam untuk suspensi belakang. Suspensi bagian depan dan belakang disesuaikan untuk kenyamanan lebih baik dengan gejala limbung yang minim. All New Honda BR-V juga mempunyai kabin lebih kedap serta minim getaran dengan mengoptimalkan peredam suara serta penambahan spray foaming dan struktur bodi yang lebih rapat.

All New Honda BR-V didukung fitur dan teknologi baru, di antaranya fitur keselamatan Honda Sensing, Honda LaneWatchTM, Remote Engine Start, Walk-Away Auto Lock, dan Smart Entry System.

All New Honda BR-V mulai didistribusikan kepada konsumen di Indonesia padaJanuari 2022 lalu. Hingga kini All New Honda BR-V membukukan total penjualan retail sebesar 9.907 unit.


Editor : Dani M Dahwilani

BERITA TERKAIT