Pemerintah Batal Kasih Insentif Mobil Hybrid, Begini Sikap Gaikindo

Muhamad Fadli Ramadan
Insentif mobil hybrid tak jadi diberikan, Gaikindo menyatakan seluruh APM harus menerima keputusan tersebut dan mencari jalan lain untuk mendongkrak penjualan. (Foto: iNews.id)

Senagai informasi, sepanjang semester pertama 2024, pasar kendaraan penumpang (passanger car) turun 19,4 persen dengan rata-rata penjualan bulanan sekitar 68.000 unit. Artinya, dibutuhkan penetrasi untuk meningkatkan penjualan mobil secara domestik.

Di sisi lain, mobil hybrid menunjukkan peningkatan penjualan signifikan setiap tahunnya. Berdasarkan data Gaikindo penjualan mobil hybrid pada 2022 hanya terjual sekitar 10.000 unit dan pada 2023 menjadi 55 ribu unit. Adapun di tahun ini, hingga Mei 2024 sudah mencapai 32 ribu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah Indonesia saat ini fokus mengembangkan kendaraan listrik yang benar-benar bebas emisi. Terlebih, saat ini banyak pemain yang ikut meramaikan pasar kendaraan listrik di Tanah Air

"Tentu kita dorong electric vehicle ini supaya lebih cepat. Pada pameran otomotif kemarin, hasilnya relatif bagus untuk kita mendorong penjualan," ujarnya di sela Konferensi Pertumbuhan Perekonomian Q2, Senin (5/8/2024).

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

J5 Hybrid Belum Jadi Prioritas, Jaecoo Pilih Fokus Penuhi Pesanan Model EV

57 tahun lalu

Kembangkan Oli Performa Tinggi dan Mobil Hybrid, Motul Gandeng Toyota Gazoo Racing

57 tahun lalu

Harga BBM Naik, Toyota Akui Pasar Bergeser ke Mobil Hybrid

57 tahun lalu

Rilis Teknologi Hybrid Generasi Terbaru, Honda Akan Luncurkan 15 Model hingga 2030

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal