Peralihan Mobil Listrik Lebih Cepat dari Target, 100.000 Pekerja Terancam Menganggur 

Dani M Dahwilani
Peralihan ke produksi mobil listrik murni dapat mengakibatkan 100.000 pekerja di industri otomotif menganggur pada 2025. (Foto: Carscoops)

STUTTGART, iNews.id - Produsen Mobil Jerman, Daimler menyebutkan masa peralihan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) akan lebih cepat dari target perusahaan pada 2039. Namun, yang menjadi masalah akan ada 100.000 pekerja kehilangan pekerjaan. 

CEO Daimler Ola Kallenius mengatakan permintaan yang tinggi pada model-model kendaraan listrik Mercedes-Benz telah mendorong perusahaan mempercepat transisinya menjadi produsen mobil listrik. Ini adalah faktor yang berkontribusi besar terhadap tujuan grup menawarkan rangkaian mobil netral karbon lengkap dalam dua dekade mendatang. 

Pada awal 2021, Daimler meyakinkan investor tidak akan menghentikan produksi dan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel. Mereka akan menggunakannya sebagai "mesin uang" untuk mendanai rencana masa depan listrik. 

Dilansir dari Carscoops, Selasa (18/5/2021), sejak ditunjuk sebagai pemimpin di Daimler, Ola Kallenius telah mengawasi peluncuran EQS, kendaraan bertenaga listrik mewah pertama Mercedes, yang akan dipasarkan sebagai alternatif S-Class premium.  Namun, dia menolak menyebutkan tanggal pasti mesin pembakaran akan dihentikan secara permanen.  

Namun, dia melihat tekanan regulasi ditambah dengan biaya baterai yang semakin murah dan "dinamika pasar" semuanya mengarah ke peralihan yang masuk akal. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baru Ada 4.892 SPKLU di Indonesia, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur EV

57 tahun lalu

J5 Hybrid Belum Jadi Prioritas, Jaecoo Pilih Fokus Penuhi Pesanan Model EV

57 tahun lalu

Armada Kendaraan Listrik Grab Tembus 28.000 Unit, Target Tambah 3 Kali Lipat hingga Akhir Tahun

57 tahun lalu

Xpeng X9 Facelift dan G6 Pro AWD Meluncur di Indonesia, Benamkan Teknologi AI Terbaru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal