Peralihan Mobil Listrik Lebih Cepat dari Target, 100.000 Pekerja Terancam Menganggur 

Dani M Dahwilani
Peralihan ke produksi mobil listrik murni dapat mengakibatkan 100.000 pekerja di industri otomotif menganggur pada 2025. (Foto: Carscoops)

Saat ini, penjualan mobil listrik mendapatkan momentum stabil, di mana Mercedes menjual 16.000 unit EV dan 43.000 plugin hybrid di seluruh dunia dalam tiga bulan pertama 2021. Ini menyumbang 10 persen dari penjualan EV global. 

Namun perdebatan serius bagaimana elektrifikasi akan membuat sejumlah besar pekerjaan otomotif dihapus.  Menurut laporan tersebut, Kallenius mengakui merakit powertrain listrik membutuhkan lebih sedikit tenaga kerja daripada kendaraan berbasis pembakaran. 

Menurut Autonews Eropa, masa transisi menuju EV dapat menciptakan "kegagalan ketenagakerjaan".  Peringatan tersebut datang dari Joerg Hosmann, presiden IG Metall, serikat pekerja logam di Jerman dan serikat industri terbesar Eropa. Di mana berdasarkan survei lembaga IFO peralihan ke produksi mobil listrik murni dapat mengakibatkan 100.000 pekerja di industri tersebut menganggur pada 2025.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
1 hari lalu

Grab dan GAC Siapkan 20.000 Armada Kendaraan Listrik di Asia Tenggara

Nasional
2 hari lalu

Pengguna EV Naik saat Libur Nataru, Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak 479 Persen

Mobil
8 hari lalu

BYD Siapkan Sealion 06 EV Jarak Tempuh 710 Km, Apa Akan Diboyong ke Indonesia?

Mobil
12 hari lalu

China Perketat Aturan Mobil Listrik mulai 2026, Tak Ikut Regulasi Insentif Dihapus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal