Rangka ini secara bobot lebih berat karena penggunaan pipa. Namun material lebih tebal dan kuat serta jarang ditemukan kasus rangka keropos.
Sementara rangka eSAF diklaim lebih ringan dibandingkan model pipa besi. Honda Genio yang pertama kali menggunakan rangka ini mengalami penurunan bobot sebesar 4 kg, dari awalnya 15 kg menjadi 11 kg.
Ini membuat konsumsi bahan bakar motor menjadi lebih efisien. Ini dapat dilihat pada pengujian internal dengan metrode ECE R40 pada Honda Genio, yang konsumsi bahan bakarnya diklaim mencapai 59,1 km/lliter dengan fitur ISS aktif.
Secara harfiah, deformasi adalah perubahan bentuk atau ukuran dari sebuah objek. Pada rangka eSAF, Honda mengklaim hampir tidak ada deformasi pada proses pembuatannya dengan menggunakan alat teknologi canggih.
Penggunaan rangka eSAF juga memungkinkan ruang bagasi dan tangki bahan bakar lebih besar daripada sebelumnya. Untuk Honda Genio, kapastias bagasinya mencapai 14 liter, dan tangki bahan bakarnya hingga 4,2 liter.