Perbedaan Mobil Hybrid, Plug-in Hybrid dan BEV, Ini yang Bisa Diisi Bensin dan Listrik

Muhamad Fadli Ramadan
Kendaraan listrik di pasar Indonesia ada tiga model, yakni berbasis baterai (BEV), hybrid  (HEV) dan plug-in hybrid (PHEV). (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Elektrifikasi diyakini menjadi mobilitas masa depan di seluruh dunia. Itu tidak terbatas pada mobil listrik berbasis baterai (BEV), tapi juga mobil hybrid (HEV) dan plug-in hybrid (PHEV). Namun, banyak yang belum paham mengenai perbedaan ketiga model mobil elektrifikasi tersebut.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah menggaungkan penggunaan mobil listrik dengan memberikan sejumlah insentif. Di sisi lain, masyarakat terutama di daerah masih ragu beralih ke BEV. Pilihannya untuk kepraktisan dan efisiensi bahan bakar mereka memilih membeli mobil hybrid.

Ini dapat dilihat penjualan kendaraan elektrifikasi (Xev) Toyota pada Januari-Juli 2024 mencapai 22.721 unit, meningkat 52 persen dari 14.936 unit pada periode yang sama 2023. 

Tujuan utama mobil hybrid dan listrik sama, yakni menekan emisi. Perbedaannya, mobil hybrid masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) sebagai sumber daya utama, BEV tidak.

Lantas apa perbedaan kendaraan elektrifikasi HEV, PHEV, dan BEV, berikut ulasannya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Geely Kembangkan Pengisian Mobil Listrik Super Cepat, 10-80 Persen Hanya 5,5 Menit

8 hari lalu

Mobil Listrik Nevo QO5 Diproduksi Lokal, Distribusi Ditargetkan September 2026

9 hari lalu

Menguji Changan Nevo Q05 di Jalan Pekotaan Padat, Intip Fitur dan Teknologinya

10 hari lalu

Menjajal Mobil Listrik BAIC T1 Libas Jalanan Jakarta-Bandung PP, Begini Performanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal