Kini, Automobili Pininfarina menargetkan untuk memulai produksi hypercar listrik ini pada awal 2022. Mobil tersebut nantinya akan diproduksi dalam jumlah terbatas sebanyak 150 unit saja di dunia.
Saat pertama kali dipamerkan di Geneva Auto Show, unit hypercar EV tersebut menggunakan baterai dan teknologi powertrain dari produsen supercar listrik Kroasia Rimac Automobili.
Battista akan dibekali paket baterai lithium-ion berkapasitas 120 kWh yang berisi 6.960 sel. Di mana 97 persen daya atau 116 kWh ini mampu mengirimkan daya ke empat motor listrik untuk masing-masing menggerakkan satu roda.
Saat ini, mobil tersebut sedang proses menuju tahap uji coba di jalan dan trek di Amerika Utara dan Eropa. Hypercar listrik limited edition ini dibanderol dengan harga mulai dari 2,2 juta dolar AS atau setara Rp 31 milliar.