Preteli Lagi Mobil Listrik China, Jepang Cari Tahu Kenapa Bisa Dijual Murah

Wahyu Sibarani
Nikkei BP mendokumentasi seluruh komponen BYD Seal yang telah dipreteli ke dalam sebuah buku. (Foto: Nikkei BP)

Seluruh proses mencopot komponen BYD Seal pun didokumentasikan dalam sebuah buku setebal 350 halaman. Nikkei BP menuliskan berbagai informasi di setiap halamannya mengenai status komponen dan tujuan penggunannya.

Dalam informasi yang sama mereka juga melakukan perbandingan harga dengan komponen-komponen yang sama yang dijual di Jepang. Nikkei BP juga menguji serta memandingkan sasis mobil serta teknologi baterai yang digunakan.

Menariknya dikutip Autopro, Nikkei BP justru percaya BYD justru memiliki teknologi yang sangat tinggi dibandingkan dengan Tesla.

"Kami percaya bahwa BYD telah melampaui Tesla untuk menjadi produsen kendaraan listrik nomor satu di dunia. BYD bahkan memiliki pandangan jauh ke depan untuk memimpin standar dunia dalam desain," sebut Nikkei BP.

Lebih lanjut Autopro mengatakan, mempreteli komponen mobil sebenarnya bukan hal yang baru di dunia otomotif. Upaya tersebut sebenarnya sering dilakukan oleh beberapa pabrikan mobil untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan mobil kompetitor. Namun, hal seperti yang dilakukan Nikkei BP dan Profesor Masayoshi Yamamoto dari Nagoya University termasuk jarang.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Mobil Listrik Bekas Mulai Diburu, Harga dan Kondisi Baterai Jadi Pertimbangan?

3 hari lalu

Ini Mobil Listrik Termurah di Dunia, Dibanderol Rp16 Jutaan Sudah Ada Kamera Mundur

7 hari lalu

Sasar Segmen SUV, Changan Benamkan Teknologi Ini pada Mobil Listrik Deepal S07

10 hari lalu

Desain BYD Seagull Terungkap, Dimensi Lebh Besar Jarak Tempuh Tembus 420 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal