Rancangan Isuzu Panther generasi terbaru sudah dibuat. (Foto: Isuzu)

Rancangan Isuzu Panther Generasi Terbaru Sudah Dibuat tapi Belum Terealisasi

Riyandy Aristyo

JAKARTA, iNews.id - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) memastikan Isuzu Panther akan disetop produksinya lantaran tidak lagi mengalami pembaharuan. Selain itu, SUV pesaing Kijang Innova ini juga tak lolos Euro 4.

General Manager Marketing Isuzu Astra Motor Indonesia Attias Asril mengatakan, pihaknya sebenarnya sudah merancang desain Isuzu Panther generasi terbaru. Namun, tak pernah terealisasi.

"Kami sudah merancang desainnya. Tapi tidak direalisasi karena masyarakat kini lebih condong ke segmen SUV," ujar Attias saat ditemui iNews.id di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Attias mengatakan, Isuzu Panther bisa saja menggunakan mesin terbaru berbasis Euro 4 dan desainnya lebih SUV, tapi butuh biaya yang tidak sedikit. Sehingga harga jualnya juga akan membengkak.

"Kalau ingin pasang engine baru itu bisa, tapi desainnya masa pakai yang lama. Konsumen pasti menolak. Belum lagi biaya mesin dan desain baru itu cukup mahal. Jadi, Pasti harga naik," katanya.

Seperti diketahui, fokus Isuzu saat ini lebih ke arah segmen kendaraan komersial karena lebih menjanjikan ketimbang meregenerasi Panther terbaru. "Beberapa tahun lalu juga kita lebih fokus ke segmen kendaraan komersial," ujar Atias.

Sebagai informasi, mulai 2021 mendatang, pemerintah Indonesia mewajibkan semua produk yang dijual sudah menggendong mesin beregulasi emisi gas buang Euro 4. Hal ini memunculkan kabar Isuzu Panther disuntik mati di tahun tersebut.


Editor : Tuty Ocktaviany

BERITA TERKAIT