Rupiah Terus Melemah, Daihatsu Percepat Lokalisasi Komponen Impor

Dani M Dahwilani
Pelemahan nilai tukar rupiah membuat Daihatsu mulai mempercepat pengembangan komponen lokal untuk mengurangi ketergantungan impor. (Foto: Daihatsu)

JAKARTA, iNews.id - Pelemahan nilai tukar rupiah lebih dari Rp17.700 per dolar AS membuat Daihatsu mulai mempercepat pengembangan komponen lokal untuk mengurangi ketergantungan impor. Langkah ini dilakukan sebagai strategi menghadapi tekanan biaya produksi akibat kurs mata uang asing.

Marketing Director and Corporate Planning Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Sri Agung Handayani mengatakan, masih ada sejumlah komponen kendaraan yang berasal dari impor sehingga depresiasi rupiah ikut memengaruhi operasional perusahaan.

"Ada beberapa komponen yang memang impor. Pastinya butuh penyesuaian. Tapi keberlanjutan industri ini kan mesti jalan ya," ujar Sri Agung, saat dikonfirmasi media, baru-baru ini.

Menurutnya, salah satu strategi utama yang kini dilakukan perusahaan ialah memperkuat kerja sama dengan rantai pasok guna mencari alternatif komponen lokal. Upaya tersebut diharapkan bisa mengurangi dampak fluktuasi dolar AS terhadap biaya produksi kendaraan.

"Lalu yang kedua, kita ada pembahasan juga dengan total supply chain kita. Untuk mencari solusi dalam pengembangan lokalisasi, dari beberapa part impor. Bukan part ya, tepatnya mungkin komponen," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
23 jam lalu

Rupiah Ditutup Loyo ke Rp18.109 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

4 hari lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Kuat

11 hari lalu

Penjualan Mobil Daihatsu Juni 2026 Naik 27 Persen, Gran Max dan Sigra Jadi Penopang

14 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal